Senayan

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Bulang Cahaya

Text

Bulang Cahaya

Rida K Liamsi - Nama Orang;

Seluruh inti cerita Bulang Cahaya merupakan kilas balik, diceritakan dalam sebuah naskah beraksara Arab Melayu yang baru diterima tokoh Raja Ikhsan dari seorang kawan Belandanya. Cerita mengalir dari naskah beraksara Arab Melayu yang dibaca Raja Ikhsan itu, berbingkai-bingkai dengan kilas balik berlapis-lapis, maju-mundur, maju lagi, mundur lagi, dan seterusnya. Waktu-ceritanya terentang panjang sejak jatuhnya Malaka sampai dikukuhkannya Tengku Abdurrahman menjadi Yang Dipertuan Besar Kerajaan Riau-Lingga. Tapi waktu-cerita utamanya adalah masa ketika Kerajaan Riau-Lingga berada di bawah kepemimpinan Sultan Mahmud, yang dilantik sebagai sultan dalam usia belum lagi genap 12 tahun. Bahkan, dengan melihat segi-segi yang sangat menentukan dari beberapa bagian cerita yang dapat dipandang sebagai inti cerita dengan berbagai konflik dan intrik politik internal keluarga kerajaan, waktu-cerita utama bisa dipersempit lagi, yaitu dari masa Raja Djaafar masih remaja —ketika cintanya pada Tengku Buntat mulai bersemi— sampai kelak ketika dia sebagai Yang Dipertuan Muda Kerajaan Riau-Lingga mengukuhkan Tengku Abdurrahman menjadi sultan Kerajaan Riau-Lingga menggantikan ayahnya, Sultan Mahmud, yang belum lama mangkat. Dalam waktu-cerita yang lebih pendek ini, bertemulah dua sosok penting Kerajaan Riau-Lingga, yaitu Yang Dipertuan Besar Mahmud Syah dan Yang Dipertuan Muda Raja Djaafar. Dengan dua waktu-cerita utama itu, segera jelas bahwa tokoh yang tampak menonjol atau ingin ditonjolkan dalam karya fiksi ini adalah Sultan Mahmud dan Raja Djaafar. Tetapi, dalam rangka makalah ini, kacamata pembesar akan digunakan terutama untuk melihat sosok Sultan Mahmud adanya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 RID b
Penerbit
surabaya : JP Book., 2007
Deskripsi Fisik
326 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Novel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Rida K Liamsi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Senayan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik